<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>My Knowledge</title>
	<atom:link href="http://dianstraa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dianstraa.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Aug 2009 02:39:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dianstraa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>My Knowledge</title>
		<link>http://dianstraa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dianstraa.wordpress.com/osd.xml" title="My Knowledge" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dianstraa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hidup Laksana Lebah</title>
		<link>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/hidup-laksana-lebah/</link>
		<comments>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/hidup-laksana-lebah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 08:38:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianstraa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[amal sholih]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ketaqwaan]]></category>
		<category><![CDATA[khianat]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>
		<category><![CDATA[mukmin]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianstraa.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[*Dari &#8216;Abdullah bin &#8216;Amr, berkata: Rosulullah saw bersabda: &#8220;Tidak akan terjadi kiamat sehingga perzinaan meluas dimana-mana, tali persaudaraan terputus, tetangga yang buruk muncul, dan orang-orang yang amanah dikhianati.&#8221; Ada yang bertanya: &#8220;Wahai Rosulullah, bagaimana halnya dengan orang mukmin?&#8221; Sabdanya: &#8220;Dia laksana lebah, hinggap tetapi tidak merusak, memakan tetapi tidak merusak, dan mengeluarkan yang baik.&#8221; (HR.Bazzar) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=113&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><em>*Dari &#8216;Abdullah bin &#8216;Amr, berkata: Rosulullah saw bersabda: &#8220;Tidak akan terjadi kiamat sehingga perzinaan meluas dimana-mana, tali persaudaraan terputus, tetangga yang buruk muncul, dan orang-orang yang amanah dikhianati.&#8221; Ada yang bertanya: &#8220;Wahai Rosulullah, bagaimana halnya dengan orang mukmin?&#8221; Sabdanya: &#8220;Dia laksana lebah, hinggap tetapi tidak merusak, memakan tetapi tidak merusak, dan mengeluarkan yang baik.&#8221; </em>(HR.Bazzar)</p>
<p style="text-align:justify;">Melihat kutipan di atas kita telah diperingatkan  oleh Rosulullah saw bahwasannya akan muncul zaman yang sangat rusak sehingga yang berkembang di tengah masyarakat adalah perbuatan-perbuatan yang paling dibenci Allah swt, yaitu perzinaan, pemutusan tali silaturhim atau keluarga, tetangga yang jahat, dan perbuatan saling mengkhianati. Bila masyarakat sudah dikuasai oleh perilaku yang sangat bobrok ini, hal itu berarti zaman seperti ini sangat mengancam keselamatan aqidah seorang muslimin.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-113"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Menghadapi suasana seperti ini Rosulullah saw memberi petunjuk agar orang mukmin tetap berjalan pada jalan yang halal dan diridhoi oleh Allah swt. Ia hendaklah meniru lebah, yakni tidak melakukan perbuatan yang merusak, memakan barang yang baik, dan membuang kotoran yang baik dan bersih, sehingga menjadikan dirinya baik dan terpuji.</p>
<p style="text-align:justify;">Cara-cara hidup orang mukmin bersih dari perbuatan yang haram, seperti tidak melakukan permusuhan dengan kerabat, tidak mengganggu tetangga, dan tidak berkhianat terhadap orang-orang yang mempercayai dirinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ia mencukupkan penghasilan sekadarnya untuk menyelamatkan diri dari kelaparan dan tidak barsaing mencari harta kekayaan dengan cara yang haram. Langkah mencukupkan diri mencari nafkah sekedarnya asal tidak kelaparan ini merupakan langkah utama dalam menyelamtkan agamanya dari kerusakan. Ia jauhi segalam macam jalan usaha yang haram, seperti mencuri, korupsi, dan sebagainya. Ia juga tidak larut dalam perbuatan khianat dan harus bertahan pada sifat amanah sekalipun harus menderita kemiskinan. Itulah perintah Rosulullah saw kepada orang mukmin.</p>
<p style="text-align:justify;">Hasil kerja yang diperoleh dibelanjakan atau dipergunakan untuk hal-hal yang baik, antara lain untuk menafkahi keluarga, zakat, shodaqoh, dan infaq. Ia tidak dipergunakan utnuk sekedar berfoya-foya, seperti memberi makanan atau barang mewah, yang sama sekali tidak bermanfaat bagi pembinaan ketaqwaan kepada Allah swt. Semua pengeluaran hartanya benar-benar untuk amal sholih.</p>
<p style="text-align:justify;">Ringkasnya, hidup bagaikan lebah adalah perintah bagi orang mukmin pada masa yang paling rusak sekalipun. Ia tetap mencari makanan yang halal dengancara yang halal, selalu menghasilkan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain, serta tidak melakukan perbuatan yang merusak.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">wallahu a&#8217;lam bish-showab&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianstraa.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianstraa.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianstraa.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianstraa.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dianstraa.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dianstraa.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dianstraa.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dianstraa.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianstraa.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianstraa.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianstraa.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianstraa.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianstraa.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianstraa.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=113&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/hidup-laksana-lebah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547d49e95f023adfcd2e3ff9ef2f1ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianstraa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bersabarlah&#8230;</title>
		<link>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/bersabarlah/</link>
		<comments>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/bersabarlah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 08:01:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianstraa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[bersabar]]></category>
		<category><![CDATA[fitnah]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianstraa.wordpress.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[*Dari Abu Dzar, ujarnya: Rosulullah saw. bersabda: &#8220;Bagaimana (pendapat) kamu, wahai Abu Dzar, kematian akan menimpa manusia dan rumah ditukar dengan kuburan?&#8221; Saya menjawab: &#8220;Allah dan Rosul-Nya lebih tahu.&#8221; Beliau bersabda: &#8220;Bersabarlah!&#8221; Sabdanya lagi: &#8220;Bagaimana (pendapat) kamu jika manusia menghadapi kelaparan sehingga engkau datang ke masjidmu tetapi tidak lagi bisa kembali kerumahmu, atau engkau tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=110&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">*<em>Dari Abu Dzar, ujarnya: Rosulullah saw. bersabda: &#8220;Bagaimana (pendapat) kamu, wahai Abu Dzar, kematian akan menimpa manusia dan rumah ditukar dengan kuburan?&#8221; Saya menjawab: &#8220;Allah dan Rosul-Nya lebih tahu.&#8221; Beliau bersabda: &#8220;Bersabarlah!&#8221; Sabdanya lagi: &#8220;Bagaimana (pendapat) kamu jika manusia menghadapi kelaparan sehingga engkau datang ke masjidmu tetapi tidak lagi bisa kembali kerumahmu, atau engkau tidak bisa bangun dari tempat tidurmu untuk pergi ke masjidmu?&#8221; Ujarnya:  Saya menjawab: &#8220;Allah dan Rosul-Nya lebih tahu.&#8221;  Beliau bersabda:  &#8220;Hendaklah kamu menjaga diri.&#8221; Sabdanya: &#8220;Bagaimana (pendapat) kamu kalau manusia saling membunuh sehingga kampung Batu Zait tergenang darah?&#8221; Saya menjawab: &#8220;Allah dan Rosul-Nya lebih tahu.&#8221; Sabdanya: &#8220;Berkumpullah dengan keluargamu.&#8221; Ujarnya: Saya bertanya: &#8220;Wahai Rosulullah, mengapa aku tidak mengambil pedangku saja, lalu ku pukulkan kepada orang yang melakukan pembunuhan itu?&#8221; Sabdanya: &#8220;Kalau begitu, kamu telah melakukan hal yang sama dengan kaum tersebut. Akan tetapi, hendaklah kamu masuk rumahmu.&#8221; Saya bertanya: &#8220;Wahai Rosulullah, bagaimana kalau rumahku dimasuki (pembunuh)?&#8221; Sabdanya: &#8220;Jika engkau takut kilatan pedang menebasmu, tutupkanlah selendangmu ke wajahmu karena dialah yang akan menanggung dosanya dan dosamu dan dia menjadi ahli neraka</em>.&#8221; (HR. Ibnu Majah, Hadits no. 3958)*</p>
<p style="text-align:center;"><span id="more-110"></span></p>
<p style="text-align:center;">*<em>Dari Abu Hurairoh, ujarnya: Rosulullah saw bersabda: &#8220;Nanti akan terjadi fitnah (kekacauan). Orang yang duduk dalam menghadapi fitnah itu lebih baik daripada yang berdiri. Orang yang berdiri lebih baik dari orang yang berjalan. Orang yang berjalan lebih baik dari orang yang berlari. Siapa yang maju ke muka dalam masa kekacauan niscaya akan ditempatkan di muka; siapa yang memperoleh tempat berlindung hendaklah berlindung.&#8221;</em> (HR.Bukhari)</p>
<p style="text-align:justify;">Hadits pertama menjelaskan bahwa pada saat timbul banyak bencana yang mengakibatkan banyaknya kematian kita disuruh menghadapinya dengan sikap sabar. Kita tidak mengambil tindakan yang lebih menyengsarakan diri dan mengancam keselamatan orang lain, serta tidak berpurus asa. Ktia tidak mengambil tindakan yang merugikan diri sendiri, seperti tidak mau bekerja dengan alasan keadaan begitu sulit dan penangguran merajalela, karena tindakan tersebut justru akan membinasakan kita. Kita pun tidak boleh melakukan tindakan yang mengancam keselamatan orang lain, seperti menimbun persediaan makanan, karena tindakan seperti ini jusru akan membuat keadaan lebih buruk dan bencana kematian akan lebi besar. Inilah sikap sabar yang harus kita lakukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Bila kelaparan merajalela sehingga orang saling merampas hak orang lain agar dirinya selamat dari kelaparan, hendaklah kita menjaga diri dari melakukan perbuatan haram, seperti mencuri, korupsi, dan lain-lain. Tindakan semacam ini termasuk sikap sabar menghadapi kekacauan dan bencana.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu juga bila terjadi pertumpahan darah di mana-mana, hendaklah kita menjauhkan diri dengan tinggal bersama keluarga sebagai salah satu bentuk sagar lainnya. Langkah semacam ini dimaksudkan untuk menyelamatkan diri dan keluarga sehingga tidak terlibat dalam suasana fitnah. hal ini mengisyaratkan pentingya menumbuhkan pembinaan keluarga sehingga pada saat yang sangat kacau wadah keluarga bisa menjadi tempat berlindung bagi anggotanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita juga diperintahkan oleh Rosulullah saw agar tinggal di rumah karena dengan tinggal di rumah kita dapat menghindari keributan yang terjadi di tengah masyarakat. Jika terjadi kemungkinan orang menyerbu rumah kita, kita mengadakan perlawanan sekuat tenaga bila penyerangan itu dilakukan orang kafir. Kita harus bangkit melawan mereka sebagaimana yang telah difirmankan oleh Allah dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 194 yang artinya:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Bulan haram dengan bulan haram dan pelanggaran pada bulan-bulan haram hukumannya qishosh. Siapa yang melakukan agresi (serangan) kepada kamu (kaum muslim), hendaklah kamu lawan agresi itu setimpal dengan agresi mereka kepada kamu. Dan bertakwalah kamu kepada Allah danketahuilah bahwa Allah itu benar-benar bersama orang yang bertakwa.&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Serangan orang-orang non-Islam kepada kaum muslim harus dibalas sesuai dengan bentuk serangan mereka kepada kita. Jika mereka melakukan serangan secara fisik, kita pun harus membalasnya setimpal.</p>
<p style="text-align:justify;">Akan tetapi, kalau penyerangan itu oleh orang Islam sendiri, kita tidak boleh membalas. Demikianlah sebab membalas menyerang terhadap sesama muslim, sehingga salah satu atau keduanya terbunuh akan mengakibatkan keduanya masuk neraka. Sikap mengalah ini juga merupakan bentuk sabar yang diperintahkan oleh Rosulullah saw.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk membedakan dengan cepat penyerang kafir atau muslim kita ucapkan <strong><em>Takbir</em></strong> atau <strong><em>Salam</em></strong> sebagai kontak dengan yang bersangkutan. Jika ternyata dia bereaksi membenci kepada kedua ucapan tersebut, jelas dia bukan muslim.</p>
<p style="text-align:justify;">Hadits kedua mengisyaratkan bahwa sabar merupakan sikap terbaik dalam menghadapi zaman seperti sekarang ini. Orang yang tampil ke muka akan ditokohkan oleh masyaraktnya. Jika ia mau menerima penokohan tersebut, ia akan terjebak ke dalam kesulitan dan fitnah yang tidak akan sanggup diatasinya, sebab suasana fitnah yang menimpa masyarakat tidak lagi dapat dikendalikan. Orang yang tampil ke depan ini akan dikendalikan oleh pencetus fitnah sehingga yang bersangkutan ikut hancur.</p>
<p style="text-align:justify;">Bila fitnah sudah merajalela dan kekacauan mendominasi kehidupan masyarakat seperti tersebut, orang-orang yang memperoleh tempat berlindung hendaklah pergi ke tempat yang aman agar terjauh dari kekacauan dan fitnah. Hal ini mengisyaratkan adanya anjuran untuk mengungsi ke tempat yang aman jika terjadi fitnah dan kekacauan. Pengungsian ini bisa ke luar negeri atau ke daerah lain di dalam negeri sendiri yang jauh dari fitnah dan kekacauan.</p>
<p style="text-align:justify;">Agar kita bisa mengatasi berbagai fitnah seperti tersebut cara terbaik yang kita lakukan ialah bersabar. Dalam bertindak kita harus penuh hati-hati dan matang dalam perhitungan. Kita juga tetap di dalam rumah, berkumpul dengan keluarga supaya tidak terseret ke dalam jaringan tukang-tukang fitnah.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>wallahu a&#8217;lam bish-showab&#8230;</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianstraa.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianstraa.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianstraa.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianstraa.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dianstraa.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dianstraa.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dianstraa.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dianstraa.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianstraa.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianstraa.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianstraa.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianstraa.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianstraa.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianstraa.wordpress.com/110/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=110&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/bersabarlah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547d49e95f023adfcd2e3ff9ef2f1ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianstraa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang yang merusak janji dan amanah</title>
		<link>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/orang-yang-merusak-janji-dan-amanah/</link>
		<comments>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/orang-yang-merusak-janji-dan-amanah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 07:04:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianstraa</dc:creator>
				<category><![CDATA[My article]]></category>
		<category><![CDATA[amanah]]></category>
		<category><![CDATA[baik]]></category>
		<category><![CDATA[egois]]></category>
		<category><![CDATA[jahat]]></category>
		<category><![CDATA[janji]]></category>
		<category><![CDATA[jujur]]></category>
		<category><![CDATA[merusak]]></category>
		<category><![CDATA[rukun]]></category>
		<category><![CDATA[tenggang rasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianstraa.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[*Dari &#8216;Abdullah bin &#8216;Amr, sesungguhnya Rosulullah saw, bersabda: &#8220;Bagaimana kamu sekalian bila bertemu dengan zaman yang nyaris segera datang, orang-orang baiknya hilang dan yang tinggal adalah orang-orang jahat, mereka merusak janji dan amanah, lalu mereka berselisih dan berbuat demikian&#8221; (seraya beliau menjarangkan jari-jarinya). (Para sahabat) bertanya: &#8220;Bagaimana sikap kami, wahai Rosulullah, jika keadaan itu terjadi?&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=104&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">*Dari &#8216;Abdullah bin &#8216;Amr, sesungguhnya Rosulullah saw, bersabda: &#8220;Bagaimana kamu sekalian bila bertemu dengan zaman yang nyaris segera datang, orang-orang baiknya hilang dan yang tinggal adalah orang-orang jahat, mereka merusak janji dan amanah, lalu mereka berselisih dan berbuat demikian&#8221; (seraya beliau menjarangkan jari-jarinya).  (Para sahabat) bertanya: &#8220;Bagaimana sikap kami, wahai Rosulullah, jika keadaan itu terjadi?&#8221; Sabdanya: &#8220;Kalian berkumpul dengan yang kalian kenal dan kalian tinggalkan orang-orang yang tidak kalian kenal; kalian datang kepada orang-orang yang baik dan kalian tinggalkan orang-orang awam (yang tidak dikenal).&#8221; (HR.Ibnu Majah, Hadits no. 3957)*</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:justify;">Rosulullah saw menerangkan bahwa kelak pada suatu masa akan muncul suatu zaman yang benar-benar penuh dengan kerusakan dan kebobrokan moral manusia. Pada masa itu orang-orang sholih lenyap dari masyarakat, sehingga yang tinggal hanya orang-orang jahat. Ciri-ciri orang-orang jahat pada masa itu adalah jika berjanji, mereka mengingkari; dan mereka saling bermusuhan, bertentangan, dan berselisih.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-104"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Merusak janji dan amanah berpangkal pada sifat dan sikap yang egois atau mementingkan diri sendiri yang akan berakibat buruk bagi tata kehidupan masyarakat lebih besar. Oleh karena itu, merusak janji dan amanah jauh lebih menonjol dibandingkan perilaku-perilaku egois lainnya, sebab kedua perbuatan tersebut berakibat fatal bagi orang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Bila keadaan sudah mencapai situasi gawat semacam itu, tentulah kita sulit bergaul dengan masyarakat umum, karena mayoritas warga masyrakat sudah menjadi orang-orang yang gemar berkhianat, menyalahi janji, dan bermusuhan.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa suasana bobrok semacam ini timbul? Ada beberapa faktor yang menimbulkannya, antara lain:</p>
<ol>
<li>Banyaknya orang-orang yang mengajak masyarakat ke jalan yang sesat.</li>
<li>Pemimpin-pemimpin yang baik dijatuhkan oleh pemimpin yang tidak baik, sehingga masyarakat kehilangan anutan yang dapat membimbing mereka ke jalan yang benar.</li>
<li>Para penguasa yang mengendalikan pemerintahan dan masyarakat  terdiri atas orang-orang yang tidak berakal budi dan menggunakan orang-orang jahat sebagai pendukung kekuasaannya.</li>
<li>Perbuatan lalim dan durjana serta egoisme merajalela.</li>
</ol>
<p>Dengan adanya faktor-faktor buruk di tengah masyarakat semacam itu, kita akan sulit mendapatkan orang-orang yang patuh pada janjinya, dapat dipercaya melaksanakan amanah, dan senang hidup bersatu dan rukun. Kerukunan hidup dan rasa bersatu hanyalah bisa diciptakan bila setiap orang tidak mengutamakan pendapatnya sendiri dan mau tunduk pada kebenaran yang diutarakan oleh orang lain. Sikap semacam inilah yang dapat menciptakan suasana baik dan rukun di tengah masyarakat.</p>
<p>Bila kita sudah tidak mendapatkan orang yang amanah, jujur, dan senang hidup bertenggang rasa terhadap orang lain, Rosulullah saw memberi petunjuk agar kita berteman dengan orang-orang yang kita kenal kebaikan dan kejujurannya, dan tidak orang awam (yang tidak dikenal). Tujuannya ialah menyelamatkan diri kita dari pengaruh buruk yang tak sanggup kita hadapi.</p>
<p><em>wallahu a&#8217;lam bish-showab&#8230;</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianstraa.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianstraa.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianstraa.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianstraa.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dianstraa.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dianstraa.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dianstraa.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dianstraa.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianstraa.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianstraa.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianstraa.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianstraa.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianstraa.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianstraa.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=104&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/orang-yang-merusak-janji-dan-amanah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547d49e95f023adfcd2e3ff9ef2f1ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianstraa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengelola gaji menjadi bisnis</title>
		<link>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/mengelola-gaji-menjadi-bisnis/</link>
		<comments>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/mengelola-gaji-menjadi-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 06:33:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianstraa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[langkah jitu]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola gaji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianstraa.wordpress.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Berapakah pendapatan anda saat ini? Berapapun yang anda peroleh, semuanya bisa berpotensi dilipat gandakan. Anda yang merasa berpenghasilan pas-pasan kemungkinan mengatakan, &#8220;mana mungkin saya bisa melipatgandakan penghasilan melalui bisnis, sedangkan setiap bulan saya harus pinjam sana sini untuk menutupi kekurangan biaya hidup?&#8221; Wahai para pembaca yang budiman, bila anda masih bermental karyawan, berapapun uang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=103&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berapakah pendapatan anda saat ini? Berapapun yang anda peroleh, semuanya bisa berpotensi dilipat gandakan. Anda yang merasa berpenghasilan pas-pasan kemungkinan mengatakan, &#8220;mana mungkin saya bisa melipatgandakan penghasilan melalui bisnis, sedangkan setiap bulan saya harus pinjam sana sini untuk menutupi kekurangan biaya hidup?&#8221;</p>
<p>Wahai para pembaca yang budiman, bila anda masih bermental karyawan, berapapun uang yang anda peroleh, hutang anda akan bertambah banyak. Bila anda punya gaji satu juta rupiah, anda pasti kekurangan haji. Anda akan membayangkan bahwa gaji Rp 2 juta akan lebih baik. Ternyata, ketika gaji anda 2 juta, keinginan anda malah melebihi 2 juta. Anda harus membeli sepeda motor dengan cara kredit. Gaji anda naik lagi menjadi 3 juta, anda mulai ambil kredit rumah. Gaji naik 4 juta dan seterusnya, anda mulai membayar cicilan mobil tiap bulan. Semakin tinggi gaji anda, hutang pun semakin banyak. Itulah mental pegawai.</p>
<p><span id="more-103"></span></p>
<p>Sebuah survey menunjukan bahwa eksekutif yang gajinya 15-20 juta, terancam jatuh miskin karena pengeluaran konsumtifnya sangat tinggi. Bahkan 60% dari pendapatannya tersebut digunakan untuk membayar cicilan hutang. Hutang konsumtif pula. Mental pegawai identik dengan mental konsumtif. Berapapun pendapatannya, akan digunakan untuk meningkatkan gaya hidup dimana semuanya memakan tambahan biaya berikutnya. Yang dibeli pegawai selalu meminta biaya. Semakin mahal mobil yang anda beli, semakin tinggi pula biaya yang diperlukan untuk pemeliharaan. Beli rumah? Sama saja, makin mewah rumah yang anda beli, biaya pemeliharaannya juga semakin mahal. Lantas bagaimana sebaiknya mengelola penghasilan yang kita sebut gaji ?</p>
<p>Sebagaimana yang saya sampaikan di buku saya &#8220;Langkah Jitu Memulai Bisnis dari Nol&#8221;, orang bermental entrepreneur berbeda dengan orang yang bermental pegawai dalam hal cara mengeluarkan uang.   Orang bermental pegawai selalu mengeluarkan uang untuk kepentingan konsumtif, sedangkan orang bermental entrepreneur selalu berusaha agar uang yang keluar bisa kembali lagi dalam jumlah yang lebih banyak. Dengan demikian orang bermental entrepreneur uangnya selalu diupayakan untuk produktif, karena pengeluaran konsumtif sebenarnya hanya meliputi sandang (pakaian), pangan dan papan (tempat tinggal).</p>
<p>Orang bermental pegawai selalu bekerja keras untuk mencari uang dan menghabiskannya untuk belanja barang konsumtif. Sedangkan orang bermental entrepreneur selalu berusaha sebagian uangnya bisa menjadi uang lagi. Orang bermental pegawai semua hutangnya dibayar dengan gaji, karena hutangnya berupa hutang konsumtif, sedangkan orang bermental entrepreneur boleh punya hutang, tapi hutangnya berupa hutang produktif, yakni hutang yang dibayar dari hasil bisnis.</p>
<p>Misalnya, hutang ke bank untuk membeli ruko, selanjutnya ruko digunakan untuk bisnis yang dapat menghasilkan sehingga dapat membayar cicilan hutang ke bank.  Bagaimana caranya agar anda yang terbiasa hidup dengan pengeluaran yang konsumtif menjadi produktif?</p>
<p>Ikuti langkah berikut ini: 1.     Disiplin untuk menyisihkan penghasilan anda, minimal 10%. Lakukanlah sekarang. Sisihkan setiap anda menerima gaji dengan memasukkan pada tabungan. Kebanyakan orang mau berniat menabung apabila ada sisa uang. Kenyataannya hampir tidak mungkin ada sisa uang yang bisa ditabung. Cara berpikirnya harus dibalik, sisihkan dulu uang untuk ditabung, barulah sisanya digunakan untuk kebutuhan harian.</p>
<p>2.     Carilah peluang usaha yang memungkinkan anda tidak perlu mengelolanya setiap hari. Anda bilang sulit? Ya, sulit itu artinya pasti ada solusinya. Maka, carilah ilmu kepada orang yang berpengalaman mengelola bisnis tanpa harus mengelolanya setiap hari. Bacalah media tentang wirausaha, baca iklan peluang bisnis, ikuti seminar wirausaha. Kelak anda akan bertemu dengan banyak orang punya bisnis yang bisa membantu kesulitan anda.</p>
<p>3.     Bergaullah dengan orang-orang yang telah memiliki mental entrepreneur. Dengan bergaul dengan orang bermental entrepreneur, anda akan mudah untuk mengembangkan mental entrepreneur, yakni mental untuk membuat orang menjadi produktif.4.     Sedekahlah. Sumbangan merupakan wujud atau bukti bahwa anda memiliki rasa syukur atas rejeki yang anda peroleh. Sedekah juga membuat anda merasa punya kelebihan dibanding orang lain, dan kelak akan membuat anda lebih mudah dan bersemangat menggali penghasilan baru. Percaya atau tidak, lakukanlah, kelak anda akan merasakan banyak manfaatnya.</p>
<p>Banyak orang yang mendambakan pendapatan pasif dengan cara deposito di bank. Ini bisa dilakukan oleh orang-orang yang sudah terlanjur &#8220;kaya&#8221;sejak kecil. Bagi anda yang memulai karir dengan kondisi pas-pasan dan tidak mendapat warisan yang pantas didepositokan, tak perlu memikirkan cara menabung untuk mendapatkan <em>passive income</em> deposito.  Karena berdasarkan perhitungan bunga bank normal, katakanlah 8% per tahun, maka untuk mendapatkan bunga deposito sebesar gaji anda sekarang, anda butuh waktu untuk menabung selama 25 tahun lebih dengan menyisihkan 20% penghasilan anda setiap bulan.</p>
<p>Apakah anda sanggup menyisihkan 20% gaji anda setiap bulan selama 25 tahun tanpa pernah diambil serupiahpun? Kemungkinannya sangat kecil bukan? Maka sebagaimana disebut di muka, anda harus disiplin menyisihkan uang penghasilan anda, yang kelak dapat digunakan untuk membuka bisnis. Itulah jalan terbaik untuk melipatgandakan penghasilan anda saat ini***</p>
<pre>diambil dari: <strong>www.andriewongso.com (</strong><strong>Oleh: Bambang Suharno, penulis buku Best Seller "Langkah Jitu Memulai Bisnis dari NOL")</strong></pre>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianstraa.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianstraa.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianstraa.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianstraa.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dianstraa.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dianstraa.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dianstraa.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dianstraa.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianstraa.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianstraa.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianstraa.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianstraa.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianstraa.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianstraa.wordpress.com/103/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=103&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/mengelola-gaji-menjadi-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547d49e95f023adfcd2e3ff9ef2f1ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianstraa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Engkau adalah Temanku</title>
		<link>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/engkau-adalah-temanku/</link>
		<comments>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/engkau-adalah-temanku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 04:44:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianstraa</dc:creator>
				<category><![CDATA[My feel]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat sejati]]></category>
		<category><![CDATA[Teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianstraa.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Bila &#8220;Dia&#8221; memanggilmu lebih dulu mohonlah ampun kepada-Nya, apakah dapat membawa seorang sahabat. Bila usiamu sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang satu hari, agar aku tak akan merasakan hidup tanpamu disisku. Persahabatan sejati layaknya arti kesehatan; nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya Sahabat sejati, akan tetap bersama kita, ketika merasa seisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=97&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Bila &#8220;Dia&#8221; memanggilmu lebih dulu</p>
<p style="text-align:center;">mohonlah ampun kepada-Nya, apakah dapat membawa seorang sahabat.</p>
<p style="text-align:center;">Bila usiamu sampai seratus tahun,</p>
<p style="text-align:center;">aku ingin hidup seratus tahun kurang satu hari,</p>
<p style="text-align:center;">agar aku tak akan merasakan hidup tanpamu disisku.</p>
<p style="text-align:center;"><span id="more-97"></span></p>
<p style="text-align:center;">Persahabatan sejati layaknya arti kesehatan;</p>
<p style="text-align:center;">nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya</p>
<p style="text-align:center;">Sahabat sejati, akan tetap bersama kita,</p>
<p style="text-align:center;">ketika merasa seisi dunia meninggalkan kita</p>
<p style="text-align:center;">Ayahku berkata &#8220;bila kamu memiliki banyak sahabat sejati,</p>
<p style="text-align:center;">maka kamu akan memiliki kehidupan yang indah.&#8221;</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">Jika seluruh sahabatku melompat dari suatu jurang,</p>
<p style="text-align:center;">aku tak akan mengikuti mereka,</p>
<p style="text-align:center;">aku akan berada di dasar jurang untuk menangkap mereka.</p>
<p style="text-align:center;">Rangkullah sahabatmu dengan kedua lenganmu.</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">Aku akan membimbingmu dan kau akan membimbingku begitu sebaliknya</p>
<p style="text-align:center;">Persahabatan adalah satu jiwa dalam dua raga.</p>
<p style="text-align:center;">Jangan kau berjalan di depanku,</p>
<p style="text-align:center;">aku tak dapat mengikutimu.</p>
<p style="text-align:center;">Jangan kau berada di belakangku,</p>
<p style="text-align:center;">aku tak bisa memimpinmu.</p>
<p style="text-align:center;">Berjalanlah disampingku,</p>
<p style="text-align:center;">Jadilah temanku.</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">Teman akan mendengarkan apa yang kau katakan,</p>
<p style="text-align:center;">Sahabat sejati akan mendengar apa yang tidak kamu katakan.</p>
<p style="text-align:center;">Seorang sahabat adalah yang dapat mengingatnya ketika berdo&#8217;a,</p>
<p style="text-align:center;">dan akan menyebutkan namanya dalam do&#8217;anya.</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">Kita semua memiliki peran dalam hidup ini,</p>
<p style="text-align:center;">tapi tak menjadi soal dimana posisi kita,</p>
<p style="text-align:center;">akan memiliki arti sekecil apapun peran itu.</p>
<p style="text-align:center;">Sahabat adalah tangan Tuhan untuk menjaga kita.</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">&#8220;Orang asing adalah teman yang menunggu apa yang akan terjadi,</p>
<p style="text-align:center;">Sahabat sejati seperti penganan dalam mangkuk kehidupan&#8221;</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">sampaikanlah pesan ini kepada semua sahabat-sahabatmu.</p>
<p style="text-align:center;">jika kau mendapatkan banyak balasan dari pesan yang sama</p>
<p style="text-align:center;">maka berbahagialah karena kau memiliki banyak sahabat di dunia ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianstraa.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianstraa.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianstraa.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianstraa.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dianstraa.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dianstraa.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dianstraa.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dianstraa.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianstraa.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianstraa.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianstraa.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianstraa.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianstraa.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianstraa.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=97&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/08/engkau-adalah-temanku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547d49e95f023adfcd2e3ff9ef2f1ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianstraa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masjidku sayang masjidku malang</title>
		<link>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/05/masjidku-sayang-masjidku-malang/</link>
		<comments>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/05/masjidku-sayang-masjidku-malang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 16:03:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianstraa</dc:creator>
				<category><![CDATA[My article]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan sosial]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[peribadatan]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[TK Islam]]></category>
		<category><![CDATA[TPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianstraa.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Masjid adalah pusat kebudayaan Islam, yang akan memfasilitaskan semua Kegiatan umat. Semua kegiatan umat ada di masjid terkecuali adalah dalam masalah bisnis atau perdagangan. Masjid adalah tempat dimana pusat informasi seluruh umat. Namun sangat disayangkan nasib masjid saat ini. Semua berlomba-lomba untuk memberi kemewahan terhadap masjid akan tetapi sangat jarang mereka para pengurus masjid yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=94&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;"><span>Masjid adalah pusat kebudayaan Islam, yang akan memfasilitaskan semua Kegiatan umat. Semua kegiatan umat ada di masjid terkecuali adalah dalam masalah bisnis atau perdagangan. Masjid adalah tempat dimana pusat informasi seluruh umat. Namun sangat disayangkan nasib masjid saat ini. Semua berlomba-lomba untuk memberi kemewahan terhadap masjid akan tetapi sangat jarang mereka para pengurus masjid yang mau memperhatikan fungsi masjid itu sendiri. Saya sangat prihatin dengan keadaan masjid yang ada saat ini. Di negeri kita ini yang katanya mayoritas islam akan tetapi keadaan masjid terlihat sungguh sangat menyedihkan. Pengalalman saya saat mengunjungi di berbagai masjid yang ada di sekitar saya hanya beberapa yang (bisa dihitung dengan jari) mereka benar-benar menjadikan masjid sebagai kemaslahatan umat. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari masjid yang saya ketahui, kalaupun masih adanya kekurangan dikarenakan masih dalam tahap belajar. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-94"></span></p>
<p class="MsoNormal">Fungsi Masjid adalah sebagai berikut:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Peribadatan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Kegiatan sosial</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Pusat kesehatan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Pendidikan</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Peribadatan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Ibadah harian</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Majelis taklim &amp; Pengajian</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dakwah, dll</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;">Dalam kegiatan peribadatan yang terpenting adalah bagaimana agar masjid selalu ada jama’ah yang meningkat setiap harinya. Jangan memaksakan suatu kegiatan untuk meramaikan masjid tapi bagaimana agar masjid itu sendiri harus dikunjungi oleh jama’ah dalam waktu-waktu dimana tiba saatnya untuk beribadah kepada Allah swt. Jangan sampai masjid ramai hanya pada saat kegiatan-kegiatan tertentu.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Kegiatan sosial</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Santunan Dhuafa</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Zakat atau BAZISWAF</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Konselling</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;">Kegiatan Sosial dari Masjid haruslah berbasis lingkungan dan manfaat. Untuk itu dibutuhkan entri-entri seperti objek yang akan dilakukan/dikerjakan dilingkungan masjid. Setelah itu dicarikan solusi dari masalah tersebut, yang meliputi tenaga ahli, program kerja dan dukungan finansial.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Pusat kesehatan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Poliklinik</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Pusat epidemik</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Apotek</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>d.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Ambulance</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;">Tindakan kesehatan yang sangat dibutuhkan untuk masyarakat sekitar, gunakan metode kuantitas untuk masalah yang sedang dihadapi, lalu Persiapkan tindakan kesehatan umum sesuai kebutuhan Pengadaan obat-obatan, rujukan lain bisa diambil untuk masalah<span> </span>kesehatan yang serius. Seperti perawatan berkelanjutan di rumah sakit atau peskesmas.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Pendidikan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->TPA &amp; TK Islam</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Perpustakaan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Bedah buku &amp; seminat</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>d.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Pusat konsultasi keluarga</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>e.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Kebudayaan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:18pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;">Kebutuhan bantuan pendidikan adalah yang sangat dibutuhkan saat ini, gunakan metode kuantitas untuk masalah yang sedang dihadapi, lalu persiapkan bantuan pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yayasan. Melalui mekanisme konseling, masyarakat bisa diarahkan kepada pendidikan extra kurikuler atau yang sejenisnya yang dapat meningkatkan kreatifitas di lingkungan sekitar.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;">Oleh karena itu marilah kita bersama-sama untuk terus berusaha memakmurkan masjid yang semakin hari kian memprihatinkan. Jumlah jama’ah yang datang setiap harinya sangat sedikit. Mari kita usahakan diri kita masing-masing untuk selalu berkunjung ke masjid apapun yang sedang terjadi dalam diri kita. Agar kehadiran masjid di sekitar kita dapat sesuai dengan fungsi aslinya. Begitu juga dengan kehadiran kita yang seharusnya terus menerus bisa meningkatkan kualitas dari fungsi masjid itu sendiri.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;"><em> </em></p>
<p class="MsoNormal"><em>wallohu a&#8217;lam bish-showab…</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianstraa.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianstraa.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianstraa.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianstraa.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dianstraa.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dianstraa.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dianstraa.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dianstraa.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianstraa.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianstraa.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianstraa.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianstraa.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianstraa.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianstraa.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=94&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/05/masjidku-sayang-masjidku-malang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547d49e95f023adfcd2e3ff9ef2f1ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianstraa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa itu Leadership?</title>
		<link>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/05/apa-itu-leadership/</link>
		<comments>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/05/apa-itu-leadership/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 15:04:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianstraa</dc:creator>
				<category><![CDATA[My article]]></category>
		<category><![CDATA[aksi]]></category>
		<category><![CDATA[coaching]]></category>
		<category><![CDATA[leader]]></category>
		<category><![CDATA[leadership]]></category>
		<category><![CDATA[loyalitas]]></category>
		<category><![CDATA[manager]]></category>
		<category><![CDATA[moralitas]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[prinsip]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianstraa.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Cita-cita /Visi -Where are we going? Motivasi -We can &#38;will get there Organisasi -What is the plan?. Aksi -How do we do it?. Lead by example -Walk the talk! Lead by coaching -Empowerment of the team. What is A Leader And A Manager A leader : Do right thing (motivate and entity) Leader: - General [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=90&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>Cita-cita /Visi                     -Where are we going?</li>
<li>Motivasi                                -We can &amp;will get there</li>
<li>Organisasi                              -What is the plan?.</li>
<li>Aksi                                          -How do we do it?.</li>
<li>Lead by example                -Walk the talk!</li>
<li>Lead by coaching               -Empowerment of the team.</li>
</ul>
<p>What is A Leader And A Manager</p>
<p><span id="more-90"></span></p>
<p>A leader   : Do right thing</p>
<p>(motivate and entity)</p>
<p><strong>Leader:</strong></p>
<p>-  General</p>
<p>-         Visi</p>
<p>-         Akumulasi SDM</p>
<p>-         Kebersamaan</p>
<p>-         Membuat jaringan</p>
<p>-         Memberdayakan orang</p>
<ul>
<li>People follow a Leader because they believe in him and his commitment to the objective.</li>
<li>He has a passion for the objective</li>
<li>A leader gets more from his people because they believe in him and the goals.</li>
</ul>
<p>A Manager: Do thing right</p>
<p>(aplicate, focus into his special job)</p>
<p><strong>Manager:</strong></p>
<p>-  Planning</p>
<p>-         Langkah kerja</p>
<p>-         Alokasi SDM</p>
<p>-         Struktur</p>
<p>-         Membuar Job discription</p>
<p>-         Membuat konsep-konsep</p>
<ul>
<li>A line manager is a person with responsibility for the action of others in the work process.</li>
<li>They may be remote or physically present.</li>
<li>They could be the company president or a driver.</li>
<li>A line manager must show due diligence.</li>
</ul>
<p><strong>JENIS PEMIMPIN</strong></p>
<p>-         Born as a Leader, kemampuan diri jadi leader</p>
<p>-         Karena kharisma diri</p>
<p>-         Karena kekuatan moral yang dimiliki</p>
<p>-         Karena Kekuasaan dan Struktur</p>
<p>-         Karena kemampuan Intelektual</p>
<p>-         Karena mampu menyelesaikan masalah</p>
<p><strong>PEMIMPIN YANG IDEAL BERDASARKAN:</strong></p>
<ol>
<li>Bakti kepada organisasi</li>
<li>Loyalitas kepada atasan</li>
<li>Moralitas yang tinggi</li>
<li>Agamis</li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>APA YANG DILAKUKAN  “LEADER” ?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li>Selalu  membina  bawahannya</li>
<li>Senantiasa  membuat orang enthusias</li>
<li>Lebih menggunakan kata-kata “kami”dari pada  “aku”</li>
<li>Memberikan  contoh</li>
<li>Mencari  kebaikan</li>
<li>Memberikan petunjuk</li>
<li>Membikin pekerjaan menjadi menyenangkan</li>
<li>Memberikan kesempatan berinisiatif</li>
<li> Suka mengajak.</li>
</ol>
<p><strong>KEPRIBADIAN PEMIMPIN” ?</strong></p>
<ol>
<li>Inisiatif tinggi</li>
<li>Kemampuan verbal dalam berkomunikasi</li>
<li>Senantiasa  jujur</li>
<li>Agresif</li>
<li>Self confidence</li>
<li>Adaptability</li>
<li>Social ability</li>
<li>Inteligence</li>
</ol>
<p><strong>7 PRINSIP DASAR KEPEMIPINAN</strong></p>
<ol>
<li>Ukuran-ukuran yang dituju harus tahu</li>
<li>Membicarakan strategy, tantangan &amp; tujuan organisasi</li>
<li> Membuat skala prioritas</li>
<li> Flexibelitas</li>
<li> Membuat pola organisasi dan petanya</li>
<li> Kredibilitas dengan membangun momentum</li>
<li>Tranformasi, shg proses jadi lebih baik</li>
</ol>
<p><strong>Jebakan seorang Pemimpin</strong></p>
<p>-         Tidak dapat dengan cepat belajar</p>
<p>-         Mengisolasi diri</p>
<p>-         Talking too much</p>
<p>-         Salah gaul<br />
<strong>Commitment &amp; Leadership</strong></p>
<p>The first element of the Management System, the foundation and the most important</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianstraa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianstraa.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianstraa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianstraa.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dianstraa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dianstraa.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dianstraa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dianstraa.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianstraa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianstraa.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianstraa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianstraa.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianstraa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianstraa.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=90&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianstraa.wordpress.com/2009/08/05/apa-itu-leadership/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547d49e95f023adfcd2e3ff9ef2f1ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianstraa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar dari Seorang Anak Kecil&#8230;</title>
		<link>http://dianstraa.wordpress.com/2009/07/11/belajar-dari-seorang-anak-kecil/</link>
		<comments>http://dianstraa.wordpress.com/2009/07/11/belajar-dari-seorang-anak-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 03:17:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianstraa</dc:creator>
				<category><![CDATA[My article]]></category>
		<category><![CDATA[akademik]]></category>
		<category><![CDATA[anak kecil]]></category>
		<category><![CDATA[badan]]></category>
		<category><![CDATA[berdiri]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[berjuang]]></category>
		<category><![CDATA[dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[duduk]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[hambatan]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[keberanian]]></category>
		<category><![CDATA[kesadaran]]></category>
		<category><![CDATA[kesungguhan]]></category>
		<category><![CDATA[keterampilan]]></category>
		<category><![CDATA[kolokan]]></category>
		<category><![CDATA[manager]]></category>
		<category><![CDATA[pamer]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[pemula]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[pintar]]></category>
		<category><![CDATA[potensi]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[rekan sekerja]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[sifat]]></category>
		<category><![CDATA[sunatullah]]></category>
		<category><![CDATA[tanggung jawab]]></category>
		<category><![CDATA[tantangan]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<category><![CDATA[wajib]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianstraa.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian sifat anak kecil yang masih melekat pada sebagian orang dewasa adalah sikap suka pamer, baik itu ketika ia memiliki sesuatu, atau bahkan suka pamer ketika melakukan kebaikan dan amal ibadah kepada Allah, kemudian juga sikap ‘kolokan’ dalam mengerjakan sesuatu, sebagian kita orang dewasa hanya mau melakukan suatu pekerjaan ketika diiming-imingi hadiah atau ditakut-takuti, bukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=68&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagian sifat anak kecil yang masih melekat pada sebagian orang dewasa adalah sikap suka pamer, baik itu ketika ia memiliki sesuatu, atau bahkan suka pamer ketika melakukan kebaikan dan amal ibadah kepada Allah, kemudian juga sikap ‘kolokan’ dalam mengerjakan sesuatu, sebagian kita orang dewasa hanya mau melakukan suatu pekerjaan ketika diiming-imingi hadiah atau ditakut-takuti, bukan atas kesadaran sendiri, kemudian ada lagi sifat anak kecil yang masih melekat pada kita orang dewasa adalah suka bicara sekenanya, ceplas-ceplos dan cenderung tidak bertanggung jawab. Namun demikian, dibalik semua itu kitapun bisa belajar hal-hal yang baik dari seorang anak kecil.  <strong></strong></p>
<p><strong>Pertama, kita bisa belajar dari seorang anak yang sedang belajar jalan mengenai bagaimana sebuah proses harus dilalui sebelum kita sampai pada tujuan kita.</strong></p>
<p>Yaitu bagaimana perkembangan seseorang dari mulai bayi hingga sekarang, ia melalui berbagai tahapan sebelum ia benar-benar bisa berjalan nanti, ia belajar menggerakan-gerakan anggota badannya, kemudian ia belajar membalikan badan dan kemudian tengkurap, kemudian belajar duduk, merangkap, belajar berdiri, hingga mulai belajar melangkahkan kakinya untuk berjalan.  <span id="more-68"></span> Artinya dalam hal apapun, ada sebuah sunatullah yang pasti berlaku bagi semua kita, yaitu sebuah proses, misalnya seseorang ingin menjadi manager sebuah perusahaan, pasti ada sebuah proses dan jenjang yang harus dilalui terlebih dahulu, pertama mungkin ketika datang pertama kali, dia hanya seorang pemula yang tak tahu apa-apa tentang pekerjaan dan perusahaan baru itu, kemudian setelah sekian waktu, pengetahuan dan ketrampilannya bertambah, kemudian statusnya pun tidak lagi sebagai pemula, dan seiring dengan itu kedudukannya pun akan naik, dari junior, senior, supervisor, assistan dan seterusnya hingga menjadi manager, itu adalah sebuah proses yang harus dilalui oleh orang tersebut.  Seperti halnya dulu saat kita sedang belajar berjalan, yang harus jatuh bangun, kepentok meja, nabrak pintu atau terbentur tembok, proses kita dalam menuju keinginan kitapun niscaya akan menemui berbagai hambatan dan aral yang akan menjadi bumbu penyedapnya, akan ada tantangan dari rekan sekerja yang mungkin merasa tersaingi, ada hambatan dari atasan yang mungkin kurang peduli,ada kendala dan kekurangan kita dalam pengetahuan dan ketrampilan, dan masih banyak lagi hal-hal yang akan mewarnai dan menjadi penyedap perjalanan kita. Ya seperti itulah seharusnya kita, kita tidak boleh menyerah hanya karena adanya sedikit rintangan yang menghalangi perjalanan kita, kita nikmati saja prosesnya, karena memang wilayah kita ada dalam lingkaran proses saja, selebihnya terserah kepada Allah  kita ‘hanya’ wajib berusaha, tapi tidak wajib berhasil, karena ada Allah yang menentukan apakah usaha dan upaya kita memang layak dibalas dengan keberhasilan, ditunda atau kita justru diharuskan menempuh upaya dan jalan lain yang menurut Allah lebih tepat buat kita<strong>.</strong></p>
<p><strong>Hal kedua adalah semangat dan keberanian.</strong></p>
<p>Perhatikan bagaimana seorang anak kecil berjuang untuk mengalahkan rasa takut jatuhnya demi sebuah tujuan, yaitu ingin bisa jalan, dan ini juga merupakan sebuah sunatullah, bahwa tidak akan ada sebuah keberhasilan, dalam hal dan bidang apapun yang akan dicapai oleh seseorang, apabila dia tidak memiliki semangat dan keberanian untuk mencapainya. Banyak sudah contoh bagaimana seseorang yang memiliki potensi sedemikian besar, harus layu sebelum berkembang,karena tidak memiliki semangat dan tekad baja untuk meraihnya. Sebaliknya, seseorang yang secara akademik biasa-biasa saja, menjadi orang yang sangat ‘hebat’ karena keberanian dan kesungguhannya dalam menggeluti usahanya.</p>
<p><strong>Hal ketiga yang dapat kita pelajari dari seorang anak kecil adalah keingin tahuannya yang sangat besar terhadap berbagai hal.</strong></p>
<p>Karena hampir setiap benda yang ada disekitarnya ingin diambil, atau dimasukan kedalam mulutnya, ini adalah sebuah naluri dasar dari seorang anak untuk mengenal dan mengetahui hal-hal diluar dirinya.  Kadang kita, yang sudah tidak seperti anak kecil ini, sudah merasa cepat puas dengan ilmu dan pengetahuan yang telah kita miliki, kita sudah merasa pintar atau bahkan paling pintar, sehingga kita menjadi malas untuk menggali dan belajar lagi, itulah mengapa kita harus banyak belajar lagi, bahkan dari seorang anak kecil sekalipun.  Serta jangan pernah memaksa kehendak dari seorang anak kecil yang sesungguhnya terdapat banyak pelajaran dari mereka. Bukan berarti membebaskannya tapi kita hanya diharuskan ikut serta dalam mengawasi perkembangannya.</p>
<p><em>wallahu a’lam bish-showab.</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianstraa.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianstraa.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianstraa.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianstraa.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dianstraa.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dianstraa.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dianstraa.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dianstraa.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianstraa.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianstraa.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianstraa.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianstraa.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianstraa.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianstraa.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=68&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianstraa.wordpress.com/2009/07/11/belajar-dari-seorang-anak-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547d49e95f023adfcd2e3ff9ef2f1ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianstraa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Televisi Ibarat Sebilah Pisau</title>
		<link>http://dianstraa.wordpress.com/2009/07/11/televisi-ibarat-sebilah-pisau/</link>
		<comments>http://dianstraa.wordpress.com/2009/07/11/televisi-ibarat-sebilah-pisau/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 02:46:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianstraa</dc:creator>
				<category><![CDATA[My article]]></category>
		<category><![CDATA[acara]]></category>
		<category><![CDATA[bebas]]></category>
		<category><![CDATA[fitrah]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[ide]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[konser]]></category>
		<category><![CDATA[langkah]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[merusak]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[penonton]]></category>
		<category><![CDATA[pergaulan]]></category>
		<category><![CDATA[pisau]]></category>
		<category><![CDATA[popularitas]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[sekularisme]]></category>
		<category><![CDATA[sistem]]></category>
		<category><![CDATA[Televisi]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianstraa.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Media televisi ibarat pisau tergantung siapa yang mengendalikan, bisa berpotensi baik juga bisa berpotensi merusak. Saat ini, ketika sekularisme dipaksakan melalui sistem pendidikan generesi sekular. Berbagai langkah dan cara apapun ditempuh untuk mengejar popularits dan uang tanpa memandang lagi halal dan haram. Ide sekularisme adalah ide yang memandang pemisahan agama dari kehidupan. Ide ini sejak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=64&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Media televisi ibarat pisau tergantung siapa yang mengendalikan, bisa berpotensi baik juga bisa berpotensi merusak. Saat ini, ketika sekularisme dipaksakan melalui sistem pendidikan generesi sekular. Berbagai langkah dan cara apapun ditempuh untuk mengejar popularits dan uang tanpa memandang lagi halal dan haram.</p>
<p>Ide sekularisme adalah ide yang memandang pemisahan agama dari kehidupan. Ide ini sejak awal telah rusak, karena tidak sesuai dengan akan dan bertentangan dengan fitrah manusia. Banyaknya acara televisi, dan bukan hanya empat acara yang telah diperingatkan KPI ataupun acara kebanci-bancian satu tahun yang lalu, namun lebih dari itu seabrek acara merusak bertebaran di mata anak-anak dan generasi ini. Mulai dari acara konser musik dengan penonton campur baur antara laki-laki dan perempuan, acara mengumbar aurat, hingga acara mengajak dan penyajian seks bebas menjamur.<br />
<span id="more-64"></span><br />
Bila generasi ini terus menerus disajikan acara yang merusak itu, tak aneh bila pergaulan generasi saat ini berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Pergaulan bebas, perzinahan, pelacuran telah meningkatkan jumlah penderita HIV/AIDS, 6.022 orang dari 10.641 pasien terinfeksi virus HIV di Indonesia berumur antara 20 hingga 29 tahun semakin menjadikan negeri ini berada di ambang kehancuran.</p>
<p>Sudah selayaknya siapa pun dia, baik penguasa, para pemilik televisi, hingga masyarakat kembali kepada Islam dan meninggalkan segala hal yang merusak generasi ini. Yakinlah setiap manusia akan dimintai pertanggungjawaban ketika hidup sudah berakhir. Tidakkah semua pihak merenungkan Kalam Allah Swt berikut:</p>
<p>&#8220;Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta&#8221;. (TQS. Thaha: 124)</p>
<p>Peranan media dalam Islam sangat penting terutama untuk melakukan edukasi dan dakwah kepada Islam, berbeda dalam sistem sekular kapitalistik, media hanya mengeksploitasi manusia dengan menghalalkan segala cara. Takkan lama lagi, Khilafah Islamiyyah akan kembali memposisikan media sesuai dengan perannya.</p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Jangan saling menyalahkan yang terpenting adalah </span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">sudah sampai mana kita berbuat kebaikan untuk negeri ini</span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">, apapun yang dapat kita lakukan saat ini maka lakukanlah.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Allahuakbar&#8230;!!!<br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianstraa.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianstraa.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianstraa.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianstraa.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dianstraa.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dianstraa.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dianstraa.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dianstraa.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianstraa.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianstraa.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianstraa.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianstraa.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianstraa.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianstraa.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=64&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianstraa.wordpress.com/2009/07/11/televisi-ibarat-sebilah-pisau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547d49e95f023adfcd2e3ff9ef2f1ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianstraa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tip Mengatasi Migrain</title>
		<link>http://dianstraa.wordpress.com/2009/07/08/tip-mengatasi-migrain/</link>
		<comments>http://dianstraa.wordpress.com/2009/07/08/tip-mengatasi-migrain/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 03:47:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianstraa</dc:creator>
				<category><![CDATA[My article]]></category>
		<category><![CDATA[alergi]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan syaraf]]></category>
		<category><![CDATA[istirahat]]></category>
		<category><![CDATA[leher]]></category>
		<category><![CDATA[memicu]]></category>
		<category><![CDATA[migrain]]></category>
		<category><![CDATA[mual]]></category>
		<category><![CDATA[muntah]]></category>
		<category><![CDATA[nyeri]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[perfeksionis]]></category>
		<category><![CDATA[pola tidur]]></category>
		<category><![CDATA[sakit kepala]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianstraa.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Migrain adalah sakit kepala yang hanya dirasakan pada sebagian kepala saja, atau pada bagian tertentu saja. Nyeri dirasakan berdenyut-denyut disertai dengan mual, muntah, dan juga takut pada cahaya dan suara. Serangan nyeri ini biasanya datang secara tiba-tiba. Namun biasanya ada tanda-tanda yang menunjukkan akan terjadi serangan, misalnya penglihatan menjadi berkunang-kunang. Di tengah lapangan pandangan muncul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=49&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Migrain</strong> adalah sakit kepala yang hanya dirasakan pada sebagian kepala saja, atau pada bagian tertentu saja. Nyeri dirasakan berdenyut-denyut disertai dengan mual, muntah, dan juga takut pada cahaya dan suara.</p>
<p>Serangan nyeri ini biasanya datang secara tiba-tiba. Namun biasanya ada tanda-tanda yang menunjukkan akan terjadi serangan, misalnya penglihatan menjadi berkunang-kunang. Di tengah lapangan pandangan muncul bintik terang benderang yang makin membesar menjadi satu bulatan.?آ  Kemudian bulatan tadi mengabur atau gelap di tengahnya. Beberapa saat kemudian penglihatan menjadi normal, dan selanjutnya terjadi serangan nyeri.</p>
<p><span id="more-49"></span></p>
<p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_hVSge4S1InU/SNw-HAnmQBI/AAAAAAAAALs/x2RKBBbO_jc/s1600-h/mengatasi_migrain_tip.jpg"><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></a>Memang migrain  memang tak mengenakkan. Bila dibiarkan, maka pekerjaan pun bakal terbengkalai. Biasanya yang sering terserang migrain adalah wanita yang berperawakan langsing, aktif dan perfeksionis. Cuaca panas atau dingin, kelelahan fisik dan mental, terlambat makan adalah beberapa hal yang bisa menjadi pemicu munculnya serangan. Penyebab migrain belum jelas benar. Ada teori yang mengatakan migrain disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah otak, sehingga terjadi kekurangan oksigen setempat dan timbul gangguan syaraf. Selanjutnya terjadi fase nyeri kepala berdenyut yang disebabakan adanya pelebaran pembuluh darah di luar tengkorak, biasanya dari daerah pelipis. Bagaimana cara menghilangkannya belum diketahui benar yang jelas kita harus dibiasakan dengan istirahat yang cukup. Penderita migrain biasanya peka terhadap cahaya. Oleh karena itu untuk meredakan rasa nyeri ini, penderita disarankan untuk beristirahat di tempat yang gelap dan tenang. Jauhilah sumber-sumber keramaian dan tempat bercahaya terang. Tenangkan diri dengan sebaik-baiknya dan cobalah untuk tidur. Jaga pola tidur yang rutin. Tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa menyebabkan migrain.</p>
<p>Kompres kepala dengan es/air dingin. Coba redakan rasa nyeri itu dengan mengompres bagian yang sakit dengan es atau air dingin. Dingin bisa membantu menyempitkan pembuluh darah.</p>
<p>Jauhi sumber-sumber penyebab migrain. Jaga pola makan. Makanlah secara teratur dan selingi dengan makanan ringan. Ada beberapa zat yang dapat memicu migrain, seperti caffein, alkohol. Jika migrain disebabkan oleh alergi, jauhi sumber alergi, misal, coklat,susu,keju,makanan yang mengandung nitrat, makanan dengan pemanis buatan (aspartame) dan monosodium glutamat (MSG) dalam vetsin. Kurangi minum kopi atau teh. Adakalanya sedikit cafein/kopi dapat meredakan migrain. Namun lebih dari secangkir kopi akan menambah rasa nyeri migrain. Selain itu, jauhi juga cologne dan bau-bauan yang menyengat karena dapat memperparah migrain.</p>
<p>Hangatkan bagian leher. Berikan kerileksan pada leher. Leher biasanya adalah bagian tubuh yang bekerja berat menopang kepala. Kelelahan pada leher dapat memicu rasa sakit kepala. Saat beristirahat, coba hangatkan leher anda. Atau, beri sedikit pijatan lembut. Hindari stres sebisa mungkin. Banyak penderita mendapatkan migren setelah mengalami peristiwa yang sangat menekan sehingga menimbulkan ketegangan pada leher anda.</p>
<p>Tetaplah berolahraga secara rutin. Jika serangan migren terjadi saat berolahraga, catat aktivitas yang baru dilakukan, apa yang Anda makan sebelumnya, dan keadaan cuaca hari itu.</p>
<p>Minum obat pereda sakit. Ada banyak obat pereda sakit berupa analgesik dan antipiretik. Aspirin biasanya menjadi pilihan banyak orang. Namun, jangan sembarang minum obat.Yang terbaik adalah obat yang dianjurkan oleh dokter anda.</p>
<p>Faktor pemicu lainnya yang patut kita perhatikan adalah adalah siklus menstruasi, rangsangan visual yang intensif, misalnya pantulan sinar matahari dan cahaya yang terang.</p>
<p>Semoga bermanfaat&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianstraa.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianstraa.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianstraa.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianstraa.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dianstraa.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dianstraa.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dianstraa.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dianstraa.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianstraa.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianstraa.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianstraa.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianstraa.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianstraa.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianstraa.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianstraa.wordpress.com&amp;blog=8126845&amp;post=49&amp;subd=dianstraa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianstraa.wordpress.com/2009/07/08/tip-mengatasi-migrain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/547d49e95f023adfcd2e3ff9ef2f1ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianstraa</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
